The Dutch Foundation for Literature

Het Nederlands Letterenfonds atau Lembaga Sastra Belanda berusaha mendorong munculnya karya sastra berbahasa Belanda dan Frisian yang berkualitas serta beragam lewat pemberian subsidi: buat penulis, penerjemah, penerbit atau festival sastra. Di samping itu mereka juga aktif mendukung penyebaran dan promosi karya-karya sastra dalam Bahasa Belanda mapun Frisian baik di dalam maupun di luar negeri serta berupaya menciptakan iklim sastra yang kaya dengan diversitas budaya, salah satunya lewat penerjemahan karya-karya asing ke dalam Bahasa Belanda.

Banyak karya sastra Belanda yang sudah diterjemahkan ke berbagai bahasa asing (terutama di Eropa). Dan sebaliknya, cukup banyak karya sastra asing yang terbit dalam bahasa Belanda berkat keberadaan lembaga ini seperti contohnya Ronggeng Dukuh Paruk (Ahmad Tohari) dan Cantik itu Luka (Eka Kurniawan).

Sayangnya, masih belum banyak karya sastra Belanda yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia meskipun sebetulnya cukup banyak karya bagus dari negeri ini yang bisa memperkaya khazanah sastra Indonesia. Juga sebaliknya, belum banyak karya dari Indonesia yang diterbitkan dalam bahasa Belanda.